Di Balik Layar

Kala engkau datang Merah senja merekah gemilang Di antara belukar asa Tanganku melipat wajah gamang Lalu dua—empat mata cokelat saling menumbuk Hasrat di kala senja memancar deras urung dibendung Keraguan jiwa pun merancu Diganti senyum semanis madu Apa yang engkau lihat bukan apa yang kaulihat Bukan siapa yang kauingin lihat Yang cepat timbul cepat pula […]

Bintik

Kuucap salam pada dunia penggiring jiwa-jiwa lugu ke bentang permadani tak berbatas Lingkar kelam eboni membingkai nyawa terbeku Dari inci hingga mikro Dari mili menyentuh piko Boleh jadi gunung dan tebing kaujajaki Hutan-lautan kauarungi Sedang kupunya takzimku sendiri Bentang dermis adalah gunungku Silia-lah hutan abadiku Sapuan darah nadi terkungkung dalam kekaca jernih jadi tebing dan […]

Chatouiller (Menggelitik)

Dalam rahim nan suci Lutut dan jiwaku menekuk malu. Sekaligus bertanya-tanya bilamana aku ‘kan terlahir dari sempit-menyiksanya perjalanan ini Perjalanan fana Kala suara tak lagi terdengar bersua Jerit relung dan bayang hati ini tersangkut pada gerigi kerongkongan Di sanalah tempatku dilahirkan Tapi aku tak kunjung dilahirkan Asa dalam diri terabaikan gelora jiwa yang kau dan […]

Mustahil untuk Ditemukan

Lagi-lagi kepada Tuan R, ada yang salah di sini. Entah apa, tapi saya merasa salah. Sangat salah terhadapmu. Tampaknya saya mesti minta maaf—tunggu! Sebelum kamu mulai menyalahkan dirimu sendiri, tolong… berhenti di situ. Ini murni kesalahan saya. Saya sendiri. Selama ini saya menuntutmu dan bersikukuh bahwa kamu tidak bisa berusaha lebih keras untuk kabur dari […]

2:04

Lewat tengah malam pedihku minta dijabarkan gamblang. Lewat kulainya jemari dan tangan, ia dengan angkuhnya mengabaikan hidup yang harusnya padam Oktober 2014