Di Balik Layar

9206448166_b45803a22e_b

Kala engkau datang
Merah senja merekah gemilang
Di antara belukar asa
Tanganku melipat wajah gamang
Lalu dua—empat mata cokelat
saling menumbuk
Hasrat di kala senja memancar deras
urung dibendung
Keraguan jiwa pun merancu
Diganti senyum semanis madu

Apa yang engkau lihat
bukan apa yang kaulihat
Bukan siapa yang kauingin lihat
Yang cepat timbul cepat pula lenyap
Senyum jadi seringai
Kusumpah madu jadi darah
Madu jadi darah

Kau dan aku disatukan dinding tak berkaca
Dan tali-temali
Dan karung-karung goni
Dan simpul-simpul mati
Dan lempeng besi bergerigi
Dan ruang-ruang yang dikunci

Karena ini cinta
Karena pekikmu adalah cinta
Karena jeritmu adalah cinta
Karena sakitmu adalah cinta
Karena ini adalah cinta

Karena darah dan nanah hanyalah rupa
setitik nila dalam susu sebelanga
Karena bilah belati membelah jantungmu tak jadi masalah buat kita
Sayang

Oktober 2014

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s