Bintik (2)

Businesspeople under Microscope --- Image by © Images.com/Corbis

Kuucap salam pada dunia
penggiring jiwa-jiwa lugu
ke bentang permadani tak berbatas
Lingkar kelam eboni membingkai
nyawa terbeku
Dari inci hingga mikro
Dari mili menyentuh piko

Apa yang tersembunyi
di balik bening kornea
Adakah lidahmu kelu lantaran
segala rupa jumawa
tertinggal di sana

Bentang dermis adalah gunung-gunung
dalam remang. Silia menjelma jadi hutan
Sapuan darah nadi terkungkung dalam kekaca jernih
jadi tebing dan jurang

Aku tak mampu mendaki bumi
Maka kudaki tuba lensa
agar kutemui Tuhanku
Maka kurangkul seribu kaca preparat
dan kubagi nyawaku satu-satu
Korteks dan stele adalah saksi
akan dunia serbabesar
Terbingkai dalam dunia serbakecil

Adakala besar mengalahkan kecil
Pun kecil dapat taklukkan yang besar
Tapi ukuran bukan tentang
bagaimana kau dan aku terkungkung
dalam simpul kehidupan
atau bundar lensa okuler
Sesekali kala kukembali
pada titik nadir diri
Ternyata Tuhan minta kupuji
Lewat gunung dan tebingku sendiri

Saat Tuhan minta kupuji
Mendadak aku jadi bintik lagi

Oktober 2014

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s