Bab Empat Huruf-Huruf R

Sedikit pemaknaan subjektif tentang tigabelas Februari.

Advertisements

9206448166_b45803a22e_b

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana;
dengan kata yang tak sempat diucapkan
kayu kepada api yang menjadikannya abu

aku ingin mencintaimu dengan sederhana;
dengan isyarat yang tak sempat disampaikan
awan kepada hujan yang menjadikannya tiada
― Sapardi Djoko Damono

Selamat datang.

Lama saya menantikan kedatanganmu, akhirnya tiba pula kamu di pengujung dari awal tulisan ini—guratan-guratan sederhana yang saya dedikasikan buat beberapa sosok fana paling nyata sekaligus nyata paling fana yang pernah ada.

Mungkin, hanya pada hari-hari semacam inilah, Matahari, Bulan, dan Langit Malam yang seharusnya tak pernah bersatu, dapat eksis di dalam jagat yang sama. Mungkin, hanya pada hari-hari semacam inilah, Galaksi Bimasakti dan Galaksi Andromeda akhirnya berani mengabaikan aturan main jagat raya untuk tidak bertabrakan dulu sebelum tiga setengah miliar tahun lagi. Dan mungkin, hanya pada hari-hari semacam inilah, apa yang tak mungkin di antara kamu dan saya, jadi mungkin.

Saya ingin kita menghela napas sejenak, sebelum kembali ditenggelamkan euforia paradoks yang seringkali kita rayakan dalam suasana haru-biru-pilu-menipu—tapi bukan berarti kesenangan saya adalah kepura-puraan. Saya ingin kita menghitung hari-hari yang sudah lalu, kemudian kembali merasai hari-hari itu, lekat-lekat pada diri. Ada banyak hal terkandung di sana, di dalam 1462 hari kita yang telah berlalu tetapi takkan pernah usai—saya percaya itu.

Ya. Seribu empat ratus enam puluh dua hari. Kalikan dengan 24 jam, maka kita dapatkan 35.088 hari. Saya menyukai hal-hal acak yang acapkali dikata aneh oleh orang lain, jadi angka tadi akan saya kalikan dengan 3.600 sehingga kita mendapatkan angka 126.316.800. Kalau saya mau, saya bisa mengalikan angka sembilan digit itu dengan milidetik—bahkan mikro, nanodetik—tapi bukan di situ intinya. Semua itu hanyalah perihal kuantitas.

Sekali lagi saya katakan, ya. 1462 hari telah saya lewati dengan menenggelamkan diri pada sumur nyaris-tak-berdasar ini. Ah, mungkin kata yang lebih tepat adalah ‘menjatuhkan diri’. Jatuh, kecuali jatuh hati dan jatuh cinta, adalah suatu hal yang menyakitkan, bahkan beberapa kasus bakal membawa manusia pada kematian. Namun, saya mesti berterima kasih kepada kalian-kalian karena telah menciptakan sebuah sumur teramat dalam, sehingga peristiwa kejatuhan ini terasa sangat menyenangkan pada bagian prosesnya. Saya bahkan jadi sempat berpikir, “Masa bodoh saya mati di dasar nanti. Toh, proses ‘jatuh’ ini terasa membahagiakan buat saya.”

Menjalani 1462 hari, ditambah sisa-sisa ke depannya, bukanlah perkara yang bakal jadi mudah. Akan ada saat di mana bulir-bulir yang berasal dari mata air air mata kedua pasang mata, barangkali saja, mengering sehingga hanya ada goresan-goresan luka terjahit dan hati membatu yang tersisa. Namun, saya berharap segala kemungkinan itu tak lantas jadi perkara. Karena kita seharusnya sudah dewasa.

Huruf-huruf kedelapan belas, dengarlah.

Semoga hari ini memang adalah hari yang seharusnya; hari di mana Matahari, Bulan, dan Langit Malam yang seharusnya tak pernah bersatu, dapat eksis di dalam jagat yang sama. Hari di mana Galaksi Bimasakti dan Galaksi Andromeda akhirnya berani mengabaikan aturan main jagat raya untuk tidak bertabrakan dulu sebelum tiga setengah miliar tahun lagi. Dan mungkin, memang di hari inilah, apa yang tak mungkin di antara kamu dan saya, jadi mungkin.

1, 4, 6, dan 2. Ada misteri, dan memang akan selalu ada misteri, di dalam angka-angka ini. Tinggal bagaimana kamu dan saya mengartikannya.

Selamat memaknai tigabelas Februari.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s