Fakta

9206448166_b45803a22e_b

Bahkan setelah malam yang panjang dan menyakitkan ini, kamu tetap tidak ada di sana.

Bahkan untuk sekadar memberi perhatian… apakah kamu paling tidak, mendengar?

Segalanya telanjur remuk kini. Aku bahkan jadi membawa kembali ironi yang lama kubuang, yang bahkan kujabarkan langsung kepada r kecil yang malang.

Matahariku yang malang, yang lagi-lagi kuredupkan sinarnya dan kuredam paksa badainya.

Ada satu saat di mana dia berusaha mengungkap tentang bagaimana kamu telah hampir jadi gila karena tidak mampu merengkuh Bulan-mu, dan hanya bisa memilikinya kala ia dan Matahari tertidur.

Apakah itu benar? Apakah kamu sungguh-sungguh menjadi gila karena itu?

Mengapa aku tak kunjung melihat tanda-tanda kegilaanmu, di sini?

Rasa-rasanya seperti hatiku dibelah jadi dua bagian sama besar: satu yang berusaha untuk percaya, dan satu yang digerakkan logika. Manakah yang harus kujadikan sandaran?

Jangan asal bicara tentang gila; di sini pun pusat kewarasanku sudah berulang kali dihantam harapan-harapanku sendiri. Aku jadi melakukan pengalihan-pengalihan yang sebenarnya sudah nyaris sempurna kutanggalkan sejak lama. Maka kalau kamu merasa kian menggila, ingatlah bahwa kamu masih harus menjadi cukup waras untuk dapat memulihkan kewarasan Bulan-mu sebelum ia kembali merah purnama dalam kegilaannya.

Tetapi, sudahlah.

Tidak apa-apa.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s