Makanan Penjara

jail630x350

Barangkali aku sedang senang
—atau pasrah, saat daun di pelupuk mata
meranggas sambil tertawa
atau hanya jiwaku saja yang dipenjara
jari-jari tanganmu yang lentik itu.

Di pipimu ada gunung yang berkobar
bulu-bulu meremang
paling jago merayu mereka yang bebas
supaya ikut ke penjara bersamamu
supaya terbakar seperti matamu
lalu gosong dan habis dimakan kepala sipir.

Aku mau kabur, mumpung penjara sepi
dan kita masih cuma coba-coba
walau kau juga tahu bahwa
aku mau kabur sebelum kelewat betah
lantas tak mau pulang ke rumah,
lalu nanti aku buta,
lupa kalau di halaman depan
ada bocah-bocah yang menunggu-nunggu,
kepingin lihat aku dihukum gantung.

Lain kali kalau kita mabuk
jangan lagi ajak aku masuk penjara
engkau harusnya yang paling tahu
aku suka penjara cuma karena makanannya.

(2016)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s