Air Mata: Komoditas Picisan [2]

[Bagian 2] Yeah, I did cry. I don't usually cry. But when I do, I mean it. Semua ini sebenarnya merujuk peristiwa pertama di Bagian 1. Seperti yang saya bilang sebelumnya, ini cerita lama dan nggak etis untuk dibahas lagi, tapi ini adalah salah satu bagian dari warna-warni hidup yang bikin saya mikir keras, jadi [...]

Advertisements

Air Mata: Komoditas Picisan [1]

[Bagian 1] Belakangan, hal-hal buruk menimpa saya. Yeah, everyone does—I know, I'm not a special snowflake. Tapi, saya nggak akan bilang ini buruk kalau nggak betul-betul buruk, kalau masih bisa saya tepis dengan logika. Kalau begitu, saya nggak akan perlu repot-repot nangis. You didn't misheard it. I cried, alot. Selama beberapa bulan terakhir ini, ada dua hal [...]