Sighing

As much as I love being at home, I still hate it sometimes. I live in a three-story house with my parents, an 18-y.o brother, and a 15-y.o sister. Nah, my house isn’t big; instead, it’s located in the corner of the neighborhood. We share the second and the third floor with … everyone else. […]

01. Fragile

I am actually a grumpy cat. I whine; I silently curse at people; I mock people in my head; I see them as dirty beings; I simply hate them. I am used to this kind of feeling—I am used to be … chill, expressionless, because I know deeply in my head that I got a […]

Proses #1: Mereka Bilang, Saya Bakal Push-up

Dilihat-lihat, dipikir ulang, kasihan juga blog ini sebab ternyata sudah hampir tujuh bulan tidak saya isi dengan tulisan atau puisi atau apalah. URL blog ini cuma mejeng di Instagram atau Ask.fm tanpa pernah saya buka-buka lagi. Malam ini, ketika saya sedang buka-buka Instagram lewat komputer, tiba-tiba saja saya kepingin mengisi blog ini lagi. Dalam kurun waktu tujuh bulan, banyak hal saya […]

Air Mata: Komoditas Picisan [2]

[Bagian 2] Yeah, I did cry. I don’t usually cry. But when I do, I mean it. Semua ini sebenarnya merujuk peristiwa pertama di Bagian 1. Seperti yang saya bilang sebelumnya, ini cerita lama dan nggak etis untuk dibahas lagi, tapi ini adalah salah satu bagian dari warna-warni hidup yang bikin saya mikir keras, jadi […]

Air Mata: Komoditas Picisan [1]

[Bagian 1] Belakangan, hal-hal buruk menimpa saya. Yeah, everyone does—I know, I’m not a special snowflake. Tapi, saya nggak akan bilang ini buruk kalau nggak betul-betul buruk, kalau masih bisa saya tepis dengan logika. Kalau begitu, saya nggak akan perlu repot-repot nangis. You didn’t misheard it. I cried, alot. Selama beberapa bulan terakhir ini, ada dua hal […]